13 September 2011
Ikhwan, entah apa yang aku pikirakna. Mungkin banyaknya dosa dalam kaki yang ada di langkahku, begitu banyak aku tak kuasa untuk menghitungnya. Tapi, jika kau yang melakukannya, sungguh aku tak menyangka aku kagum dengan kau yang melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an aku kagum :'), tapi kenapa kemarin,? kenapa aku harus melihat kejadian yang membuat hati tak mau lagi membuat bibir tuk tersenyum dan tubuhku terasa dihempaskan oleh bumi yang tak selamanya hidup. Ikhwan apakah aku harus membencimu atau berhenti mengagumimu. Entahlah, aku tak seharusnya begini padamu. Aku bukan siapa-siapa, mungkin kaupun tak mengenaliku. Karena ku tak mau kau mengenaliku, biarlah kau hanya pemanis di dunia yang fana ini, biarlah. Tak pantas aku tuk bertemu denganmu pula. Aku harap aku tak melihatmu lagi seperti itu, karena aku takut membencimu. . . . . :'(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar